Skip to main content

Siapkah untuk resign?

Rezeki Allah itu ada dari mana saja.
Bisa dari atas langit kemudian diturunkan.
Bisa dari dalam bumi kemudian dikeluarkan.

Dilema.
Sudah 2014, sudah 3 tahun aku menjadi karyawati.
Oke, selama 3 tahun ini aku bersyukur karena sudah diangkat menjadi karyawan tetap di AGIT, merasakan THP per bulannya yang lumayan buat shopping, juga merasakan bonus dsb yang alhamdulillah kemarin bisa buat nambah-nambah biaya nikah :)

Tapi mau sampai kapan?

Mungkin kalau aku masih single, masih bebas hidup sendiri, masih ga ada beban untuk lembur tiap hari, masih ga ada pikiran untuk terus belajar dan improvement dalan kerjaan, mungkin aku ga akan berpikir seperti ini.

Sekarang sudah beda kondisinya.
Aku sudah bersuami, ketambahan 2 orang tua, ketambahan 1 adik dan 1 kucing hihihi, juga ditambah, dia yang saat ini sedang hidup dan berkembang dalam rahimku ❤❤❤

Saat ini aku tinggal di rumah mertua, di Bekasi dan kerja di Sunter. Setiap pagi memang bangun jam 5 subuh, tapi sudah bangun sepagi itupun aku hanya bisa melayani diriku sendiri. Aku ga bisa menyiapkan sarapan dan keperluan suami 😿
Kenapa? Karena jam 6 sudah harus berangkat.

Mungkin suamiku bisa mengerti, tapi justru aku yang ga akan bisa nerima kondisi itu nantinya apabila anakku sudah lahir.

Dari sekarang aku sudah sedih memikirkannya.
Aku ga bisa mandiin anakku, suapin makan, aku ajak main selama seharian.

Ibuku juga bekerja,tapi pekerjaannya sebagai guru SD tetap membuatnya memiliki banyak waktu bersamaku dulu. Paginya dia bisa suapin aku makan, mandiin aku, lalu siang saat pulang dia bisa nemenin aku main sampai malam aku mau tidur. Aku ga pernah kehilangan sosok ibu, walaupun ibuku bekerja.
Suamiku apalagi, ibunya adalah ibu rumah tangga, yang pastinya seluruh waktu dan perhatiannya tercurah penuh pada anak-anaknya.

Tak adil bukan kalau anakku kelak akan kehilangan  aku di saat pertumbuhannya?
Aku ingin waktuku untuk anakku, untuk keluargaku. Kalau masih bekerja seperti sekarang, minimal 12 jam sudah kusia-siakan di luar untuk bekerja dan di perjalanan.
Mungkin saat aku berangkat kerja, anakku belum bangun tidur.
Mungkin saat aku pulang kerja, anakku sudah tidur.
Ah...

Rasanya benar-benar ingin berhenti bekerja.
Tapi sekarang aku belum bisa memutuskan karena belum ada pegangan.
Aku harus yakin kalau rezekiku tak hanya berasal dari kerjaanku saat ini. Masih banyak jalan yang dapat kupilih sebagai pintu rezeki.

Comments

Popular posts from this blog

Sticker LINE lucu, murah dan legal

❤ jual sticker  LINE murah ❤ 💟 50 coins : 10.000 💟 100 coins : 18.000 💟 150 coins (theme) : 27.000 💟 beli set 3 @100 coins : 50.000 100% original, no expiry dan legal karena dikirim VIA GIFT langsung dari Line-ku ke Line kalian. Bisa untuk semua sticker yang ada di Line Shop (harga 100 coins $1.99 lohh) Caranya : 🎀 PM ke aku, Line ID : nidatyas 🎀 pilih sticker (bisa sebut namanya atau kirim screenshot nya) 🎀 kalau deal, transfer ke rekening BCA 🎀 kalau dana sudah masuk, langsung aku sent stickernya dan kalian tinggal download Ga ribet, ga mahal, ga perlu pake CC, hanya pilih lalu transfer kemudian download🎈🎈 👯👯 #jualstickerline #jualstickerlinemurah #stickerlinemurah #stickerline #temalinemurah #temaline #jualtemaline #jualtemalinemurah #jualansticker #linetheme #themelinemurah #jualthemeline #jualthemelinemurah #themeandroid #them...

Kau Hidup, Namun Meradang .

Kau hidup, namun meradang dalam diriku Seolah aku berada dalam ruang tertutup, bernafas, dan mencoba mengisi paru-paruku dengan oksigen Namun kau tak kalah serakahnya dengan diriku Kau di sampingku, dan berebut sumber hidup denganku, menukarnya dengan kepekatan karbon dioksida, namun, karena kau begitulah maka aku ingin selalu menjadi lebih hidup Aku terlalu berlebihan terhadapmu Seolah kau adalah sel darah putih yang siap memakan aku si darah merah, dan membuatku kronis lalu mati Namun jika tidak begitu, kau akan hilang dariku Aku tak akan dapat memilikimu Atau kau adalah matahari dan aku si kecil bulan Kau membiarkanku tak terlihat di siang hari di mana kau merajai padahal aku, aku selalu di sampingmu, mencoba merasakan kehebatanmu, mencoba mendampingimu selalu, walaupun seluruh dunia jadi buta terhadapku Dan hadirlah malam, di mana kau berbalik arah, mencampakkanku sesaat, dan di sana aku bersinar, namun tak lebih dari bekas pantulan sinarmu, karena sungguh, untuk bersinar pun aku m...

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem

SUMBER A. PENTINGNYA KONTROL untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan. untuk memberi dukungan kepada manajer dalam mengontrol area operasinya B. TUGAS KONTROL CBIS Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS Manajemen dapat melakukan kontrol langsung Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga AREA PENGONTROLAN CBIS KONTROL PROSES PENGEMBANGA Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain : Fase Pe...